Resume Manajemen Pemasaran Materi Bauran Pemasaran (Promosi) Pertemuan Ke 14

 

BAURAN PEMASARAN (PROMOSI)

1.      Konsep Inti Promosi

Promosi adalah kegiatan mengomunikasikan atau menginformasikan manfaat dari sebuah produk dan jasa kepada konsumen untuk mendorong dan membujuk konsumen untuk membeli produk dan jasa tersebut. Promosi merupakan salah satu variabel dalam bauran pemasaran yang sangat penting dilaksanakan oleh perusahaan dalam memasarkan produk jasa. Kegiata promosi bukan saja berfungsisebagai alat komunikasi antara perusahaan dengan konsumen, melainkan juga sebagai alat untuk mempengaruhi konsumen dalam kegiatan pembelian atau penggunaan jasa sesuai dengan kegiatan dan kebutuhan. Salah satu tujuan dari promosi adalah meningkatkan penjualan. Kegiatan promosi membuat konsumen mengenal suatu produk, bukan hanya mengenal tapi mengetahui secara detil produk tersebut, kelebihan dan kekurangan, harga, dan keuntungan jika membeli atau memakai dan setelah itu memutuskan untuk membeli atau memakai produk tersebut.

2.      Bentuk-Bentuk Promosi

a.    Pameran dagang

Pameran dagang atau expo adalah sebuah pameran yang diadakan sehingga perusahaan dari industri tertentu dapat memamerkan dan mendemonstrasikan produk dan layanan terbaru mereka, mempelajari aktivitas pesaing dan mengikuti tren dan kesempatan baru.

b.    In House Promotion

In hous promotion adalah suatu kegiatan pemasaran atau promosi yang dilakukan di dalam suatu perusahaan.

c.    Periklanan

Periklanan (advertising) merupakan bentuk komunikasi non individu dengan sejumlah biaya menggunakan media tertentu yang dilaksanakan oleh perusahaan, organisasi non laba ataupun para individu.

d.    Public Relation,

Public relation adalah aktivitas dari manajemen hubungan baik dan komunikasi (communication & relationship management) untuk membangun dan menciptakan citra positif perusahaan dan merek produk di mata publik atau konsumen secara umum.

e.    Familiarisation

f.     Familiarisation adalah proses mempromosikan atau menawarkan suatu produk dengan cara menawarkan pengalaman menjadi akrab dengan sesuatu. pengenalan. pengalaman - akumulasi pengetahuan atau keterampilan yang dihasilkan.

g.    Signage

signage merupakan representasi visual dari informasi yang ditampilkan untuk menyampaikan pesan penjual kepada konsumen tertentu.

h.    Tampilan atau Display, penataan suatu produk sehingga dapat menarik konsumen untuk membelinya.

3.      Pemilihan media iklan

Media periklanan meliputi segenap perangkat yang dapat memuat atau membawa pesan-pesan penjualan kepada para calon pembeli. Secara umum media yang tersedia dapat dikelompokkan menjadi media cetak, media elektronik dan media luar ruang. Menurut Terence A. Shimp (2003) media periklanan meliputi :

1.    Media televisi

Media televisi adalah media salah satu dari media elektronik yang mempunyai jangkauan luas, mempunyai kemampuan unik untuk mendemonstrasikan penggunaan produk, menjangkau konsumen secara serempak melalui indra pendengaran dan penglihatan.

2.    Media Radio

Media radio adalah media yang mempunyai jangkauan selektif calon pelanggan pada tingkat perorangan dan akrab, pesan-pesan mereka muncul seolah-olah mereka berbicara kepada khalayak secara pribadi dengan tidak menggunakan visualisasi.

3.    Media Surat Kabar

Media surat kabar adalah media yang mampu menyajikan pesan dengan rinci melalui media cetak dimana pembaca berada dalam kerangka mental yang benar untuk memproses pesan.

4.    Media Luar Ruangan

Media luar ruangan adalah media luar ruang yang merupakan bentuk periklanan tertua yang dapat dilihat oleh para konsumen di luar rumah. Bentuk periklanan luar ruang meliputi balon-balon raksasa, periklanan di halte bus, display di mall pembelanjaan, T-Shirt yang dipenuhi logo-logo merek.

5.    Media Internet

Media internet adalah media yang menggunakan jaringan komputer yang saling berhubungan yang terdapat diseluruh dunia yang memungkinkan transfer informasi secara elektronik. Iklan bisa ditempatkan di website atau blog dan situs jejaring sosial.

Dalam pemilihan media iklan, terdapat beberapa tips untuk memilih media iklan agar efektif sebagai berikut:

a.    Memilih budget

b.    Tentukan segmentasi pasar

c.    Tentukan materi iklan

d.    Tentukan media online atau offline atau keduanya

e.    Menggunkan jasa advertisement

4.      Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Bentuk Promosi

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pemilihan metode promosi, diantaranya:

1.    Tujuan promosi.

Jika perusahaan ingin menjangkau khalayak luas, iklan menjadi pilihan yang tepat.

2.    Jenis produk.

Produk-produk industrial lebih membutuhkan pendekatan personal. Semetara itu, produk-produk konsumsi biasanya membutuhkan lebih banyak iklan. 

3.    Infrastruktur dan sumber daya perusahaan.

Masing-masing metode promosi membutuhkan biaya dan upaya yang berbeda. Perusahaan mungkin membelanjakan lebih banyak uang untuk iklan jika dana mencukupi. Tapi, jika dana tidak mencukupi, seperti pada sebagian besar perusahaan kecil, mereka bergantung pada penjualan pribadi.

4.    Siklus hidup produk.

Misalnya, selama tahap pendahuluan, perusahaan mengadopsi periklanan intensif dan penjualan pribadi untuk mendidik dan meningkatkan kesadaran produk. Setelah konsumen sadar, perusahan mungkin akan lebih fokus pada iklan.

5.    Infrastruktur distribusi.

Jika menjual produk langsung ke pelanggan tanpa melalui perantara, perusahaan mengandalkan personal selling. Perusahaan mungkin menggunakan beberapa iklan, tapi itu hanya sebagai pendukung.

6.    Ukuran pasar.

Jika perusahaan menargetkan pelanggan yang lebih spesifik, penjualan langsung saja sudah cukup. Tapi, jika menargetkan pasar massal dengan ukuran pasar yang besar, iklan adalah alat promosinya.

7.    Strategi penetapan harga.

Produk premium, seperti iPhone, kurang mengandalkan iklan media massa. Perusahaan biasanya akan lebih menyukai pendekatan promosi yang lebih intim seperti penjualan pribadi.

5.      Strategi Promosi Dengan Melihat Siklus Hidup Produk

1.    Tahap perkenalan

a.    Strategi pelunsuran cepat (rapid-skimming)

b.    Strategi peluncuran lambat (slow-skimming)

c.     Dtrategi penetrasi cepat (rapid-penetration)

d.     Strategi penetrasi lambat (slow-penetration)

2.    Tahap pertumbuhan

a.    Menigkatkan kualitas produk, menambah ciri-ciri atau fitur-fitur produk, serta memperbaiki modelnya.

b.    Menambah model baru dan produk penyerta, missal produk dengan ukuran berbeda rasa, dan sebagainya untuk melindungi produk utama.

c.    Memasuki segmen pasar baru

d.    Meningkatan cakupan dan memasuki saluran distribusi baru.

e.    Beralih dari iklan yang membuat orang menyadari produk (product-awareness advertising) ke iklan yang membuat orang memilih produk tertentu (product preference advertising)

f.     Menurut harga untuk menarik lapisan berikutnya yang sensitive terhadap harga.

3.     Tahap Kedewasaan

a.    Fase kedewasaan bertumbuh (growth maturity)

b.    Fase kedewasaan stabil (stable maturity)

c.    Fase kedewasaan menurun (decaying maturity)

4.    Tahap Penurunan

a.    Meningkatkan investasi perusahaan untuk mendominasi atau memperkuat posisi pasar

b.    Mempertahankan level investasi sampai ketidak pastian industry itu terselesaikan

c.    Mengurangi investasi secara selektif dengan melepas pelanggan yang tidak menguntungkan

d.    Menuai investasi untuk memulihkan kas secepatnya

e.    Melepas usaha secepat mungkin dengan menjual asetnya.

Komentar

Postingan Populer