Resume Manajemen Pemasaran Materi Mengevaluasi Potensi dan Peluang Ekspor (Pertemuan 15)

Mengevaluasi Potensi dan Peluang Ekspor

1.      Konsep keunggulan kompetitif dari produk, meliputi harga, kualitas, kemasan serta biaya produksi

Keunggulan kompetitif adalah kemampuan perusahaan untuk memiliki kinerja yang jauh lebih tinggi dan unggul dibandingkan kompetitor dalam industri sejenis melalui karakteristik dan sumber daya  yang dikelola secara maksimal.

a.    Produk dan Kualitas Produk

Kualitas produk adalah salah satu faktor penting yang diyakini menjadi alasan kesuksesan dari perusahaan. Oleh karena itu perusahaan berusaha berkomitmen untuk menjaga kualitas produk contohnya dengan menggunakan bahan baku yang layak dan sesuai untuk digunakan dalam membuat produk. penggunaan bahan baku yang baik akan menghindari efek samping bagi konsumen. Selain itu juga proses produksi yang memperhatikan kebersihan akan menjadikan produk lebih berkualitas.

b.    Kemasan

Pada umumnya konsumen dalam membeli produk akan memperhatikan kemasan, apakah kemasan yang digunakan dapat menarik perhatiannya. Bentuk kemasan yang menarik dan unik akan berdampak pada peningkatan penjualan dan pendapatan bagi perusahaan. Selain itu penggunaan kemasan yang aman juga sangat diperlukan agar kualitas produk tetap terjaga.

c.    Harga

Harga jual suatu produk juga sangat mempengaruhi tingkat pembelian. Harga memang identik dengan kualitas produk. Akan tetapi sekalipun kualitas produk baik bila harga yang ditawarkan terlampau tinggi juga akan membuat perusahaan kesulitan untuk melakukan penjualan. Oleh karena itu perusahaan harus mampu menentukan harga yang sesuai dengan kualitas produk dan terjangkau oleh konsumen.

d.    Biaya Produksi

Biaya produksi adalah biaya-biaya yang dikeluarkan atau dilakukan ketika sedang dalam proses produksi. Dengan biaya produksi yang minim akan dapat meningkatkan keunttunggan yang di dapat.

2.      Ciri-ciri Pasar Potensial Dengan Pendekatan Permintaan dan Penawaran

a.       Pendekatan Permintaan

Pendekatan permintaan menekankan tentang kebutuhan manusia yang sampai sekarang belum sepenuhnya terpenuhi atau kemungkinan sudah terpenuhi namun kurang memuaskan. Metode ini menekankan mengenai kebutuhan manusia yang hingga kini masih belum dapat terpenuhi sepenuhnya atau mungkin ada yang telah terpenuhi tapi hasilnya kurang memuaskan. Melalui pendekatan permintaan Anda dapat mengetahui jumlah permintaan terhadap produk/jasa yang meliputi : Sasaran pembeli/konsumen, Jumlah konsumen, Jumlah kebutuhan, Total kebutuhan pertahun. contoh : masyarakat di pedesaan membeli pakaian ke kota, artinya masyarakat pedesaan ini tidak mendapatkan apa yang diinginkan tidak ada di desanya.

b.      Pendekatan Penawaran

Pendekatan penawaran berawal dari kemampuan wirausaha dalam membuat suatu produk/barang, memberikan pelayanan jasa atau gabungan dari keduanya. Dari sini barulah mulai mencari adakah pasarnya atau orang-orang yang membutuhkannya. Misalnya, seorang wirausaha memproduksi genteng dengan kualitas yang bersaing. Dengan kualitas genteng yang bersaing tersebut, lalu apakah berarti para calon konsumen, developer, pemborong pembangunan rumah dan sebagainya kira-kira berminat membeli, sebab harga genteng produksi wirausaha ternyata lebih mahal dibandingkan genteng dengan kualitas yang sama di pasaran saat ini. Apakah konsumen mempunyai daya beli berminat untuk membeli genteng yang lebih mahal dengan kualitas sama atau membeli genteng yang harganya sama dengan kualitas yang baik. Begitupun kalau Anda ingin membuka toko kue, salon kecantikan, usaha pijat dan usaha lainnya. Melalui pendekatan penawaran wirausaha juga dapat mengidentifikasi banyaknya pesaing yang membuat produk/jasa yang sama.

3.      Ciri dan Teknis Dalam Menentukan Ceruk Pasar

Ciri-ciri curuk pasar sebagai berikut :

a.    Berspesialisasi secara geografis

b.    Perusahaan sebagai daya beli dan ukurannya cukup besar agar mendapat keuntungan

c.    Memiliki potensi untuk berkembang

d.    Memiliki keterampilan dan sumberdaya yang memadai untuk memenuhi kebutuhan pada curuk pasar secara efektif

e.    Mampu mempertahankan dari pesaing besar

Teknis dalam menentukan curuk pasar sebagai berikut :

a.    Mengidentifikasi ketertarikan konsumen

Kita harus menganalisis produk yang akan dipilih dengan melihat terlebih dahulu sesuai dengan kebutuhan para konsumen

b.    Menawarkan produk atau layanan yang unik

Apabila kita ingin menjual sesuatu sebaiknya memilih produk tanpa pesaing yang banyak karena hal ini akan memudahkan kita dibandingkan ketika memilih produk dengan banyak pesaing yang sejenis. Jika kita mampu menghasilkan ide bisnis yang unik akan memudahkan kita dikemudian hari karena terciptanya inovasi.

c.    Melakukan riset pada pesaing

Dalam hal ini kita melakukan analisis secara menyeluruh terhadap para pesaing dengan melihat apakah produk yang kita jual masih memiliki peluang dan memenuhi kebutuhan konsumen

d.    Pastikan curuk pasar yang dipilih dapat memberi profit yang besar

Sebelum memulai usaha kita harus mengetahui profit apa yang didapatkan supaya usaha yang dijalankan akan berjalan dengan baik

e.    Lakukan uji coba pad aide yang sudah dibuat

Setelah enentukan semua, selanjutnya melakukan uji coba pada produk yang dipilih dengan memasarkannya dengan cara yang unik supaya menarik perhatian konsumen.

4.      Ciri-ciri Produk Yang Marketable Untuk Ekspor

a.    Produk yang unik

Invasi produk sangat penting karena dengan menciptakan produk yang berbeda dan belum ada dipasaran, maka produk akan memiliki nilai lebih

b.    Memiliki keunggulan produk

Memiliki keunggulan produk atau pelayanan yang baik dalam menawarkan produk kepada konsumen, dapat meningkatkan loyalitas konsumen terhadap produk

c.    Memiliki harga saing

Produk yang sering dapat bonus dan harga terjangkau cenderung lebih disukai konsumen, apalagi jika produk yang diekspor dalam jumlah banyak dan mendapat bonus akan membuat konsumen senang

d.    Produk yang limited

Produk yang limited cenderung memiliki daya tarik bagi konsumen apalagi jika di negara pengimpor barang tersebut langka, maka produk tersebut memiliki potensi untuk diekspor

e.    Produk yang berkualitas dan awet

Karena produk ekspor melalui proses pengiriman yang lebih panjang maka konsumen mempertimbangkan membeli produk yang berkualitas dan awet

f.     Produk yang memiliki banyak permintaan

Produk yang memiliki permintaan pasar tinggi di negara yang akan diimpor namun sulit tumbuh di negara tersebut, memiliki peluang tinggi untuk Indonesia melakukan ekspor.

Komentar

Postingan Populer