BAURAN PRODUK (Resume Manajemen Pemasaran Pertemuan Ke-11)

 

BAURAN PRODUK

A.      Arti dan Macam-Macam Produk

Bauran produk adalah perpaduan atau rangkaian dari semua produk yang ditawarkan oleh perusahaan kepada konsumen. Bauran produk terdiri atas semua lini produk yang ditawarkan oleh penjual kepada pembeli. Bauran produk terdiri memiliki 4 dimensi yaitu :

1.        Widh (kelebaran), kelebaran bauran produk berhubungan dengan beberapa banyak lini produk yang ditangani oleh perusahaan. Contohnya apabila satu perusahaan memiliki 4 lini produk ini berarti kelebar bauran produk adalah 4. 

2.        Leght (kepanjangan), kepanjangan bauran produk mengacu pada keseluruhan jumlah item (produk) didalam bauran produk itu sendiri. Contohnya apabila suatu perusahaan memiliki 4 lini produk dan memiliki 2 cabang untuk setiap lininya, itu berarti kepanjangan bauran produk perusahaan itu adalah 8.

3.        Depth (kedalaman), kedalaman produk mengarah pada seberapa banyak variasi dalam setiap produk. Variasi tersebut bisa berupa ukuran, warna, rasa, dan sebagainya yang membedakan satudengan yang lainnya. Sebagai contoh apabila sebuah perusahaan memproduksi mie instan dengan 2 ukuran yang berbeda serta mempunyai 4 variasi rasa yang berbeda maka kedalamannya adalah 8.

4.        Consistensy (konsisten), konsistensi bauran produk berhubungan dengan seberapa erat hubungan antar berbagai lini produk dalam ketentuan produksi, saluran distribusi, penggunaan akhir, dan atau lain sebagainya. Contohnya suatu perusahaan dapat memproduksi minuman dan botol minuman dimana keduanya saling berhubungan satu sama lain.

Produk terdiri dari dua jenis yakni produk konsumsi dan produk industri

1.        Produk Konsumsi

       Produk konsumsi adalah produk yang diproduksi oleh perusahaan dan langsung disalurkan kepada konsumen untuk dikonsumsi tidak untuk dijual kembali. Adapun barang-barang yang termasuk dalam produk konsumsi yaitu :

a.       Barang kebutuhan sehari-hari

Merupakan barang yang dibutuhkan sehari-hari dan relative cepat habis contohnya yakni seperti: sabun, shampo, pasta gigi, makanan, minuman dan lain-lain.

b.      Produk belanjaan

Merupakan barang yang dalam proses pembeliannya dengan cara dibandingkan pada barang yang sejenis berdasarkan mutu, kualitas, harga dan modelnya. Bahkan juga terkadang dilihat dari penjual dan tempat penjulannya juga. Dalam produk belanjaan ini contohnya seperti televisi, jaket, kaos, sepatu dan lain-lain.

c.       Produk khusus

Merupakan produk-produk yang bisa dibilang barang mewah maupun barang yang unik dan istimewa yang mana tidak sedikit orang rela membayar dengan harga yang tinggi untuk memilikinya. Contoh dari produk khusus ini seperti mobil, motor, kamera, perhiasan dan lain-lain.

2.        Produk Industri

Produk Industri adalah produk yang diproduksi oleh produsen kemudian dibeli oleh konsumen dengan tujuan akan dijual kembali dan juga dipergunakan sebagai bahan baku untuk proses produksi yang akan menghasilkan produk baru yang mempunyai kemanfaatan yang lebih. Jenis-jenis dari produk industri bisa dibagi menjadi tiga jenis yakni:

a.       Bahan baku dan suku cadang pabrik
Bahan baku merupakan bahan yang sangat penting untuk produksi yang diproses menjadi produk yang lebih bermanfaat. Bahan baku atau barang mentah ini dibagi menjadi dua yaitu produk dari hasil pertanian seperti: kapas, beras, jagung, gandum, kayu dan yang kedua adalah barang mentah hasil dari alam seperti: minyak bumi, besi dan lain-lain.
b.      Barang modal

Merupakan barang bersifat tahan lama yang ikut mendukung dalam proses produksi baik dalam pengembangan maupun pengelolaan. Bangunan tempat produksi dalam pabrik, serta mesin-mesin pabrik menjadi contoh dari bahan modal yang ikut mendukung dalam keberlangsungan pabrik tersebut. Dan juga ada peralatan-perlatan pendukung seperti laptop, alat angkut dan lain-lain.

c.       Perlengkapan dan layanan bisnis (supplies and business service)

Merupakan barang yang memiliki daya tahan yang cukup lama dan memberi kemudahan dan mengelola barang jadi. Supplies diartikan sebagai perlengkapan dalam produksi contohnya pelumas pada mesin. Dan business services diartikan sebagai pelayanan konsultasi dalam berbisnis misalnya konsultasi pada periklanan produk, izin usaha dan lain-lain.

B.       Strategi Pemasaran Produk

1.      Memaksimalkan potensi media sosial.

Anda akan mempelajari tiga cara berbeda memanfaat media sosial untuk promosi. Ketiga cara yang dimaksud ialah menjadikan medsos sebagai etalase produk, sebagai sumber informasi seputar bisnis, dan sebagai channel komunikasi antara pemilik bisnis dan pelanggan.

  1. Menggunakan influencers atau key opinion leaders (KOL)

Anda akan mengetahui berbagai macam influencers yang sesuai dengan kebutuhan promosi produk Anda. Macam-macam influencers yang dimaksud adalah mikro, makro, brand ambassador, dan evangelist/brand advocates.

  1. Menjajal program afiliasi

Strategi pemasaran lewat afiliasi memungkinkan Anda mempromosikan produk ke target pasar potensial lewat partner-partner terpercaya.

  1. Membuat video tutorial

Video tutorial bisa jadikan strategi promosi yang menjangkau pelanggan di berbagai tahap customer journey.

  1. Blog dan SEO

Blog dan SEO juga bisa jadi strategi pemasaran produk Anda. Terutama ketika Anda ingin mendapatkan pelanggan dari pencarian organik. Cara ini juga bisa dipakai untuk mendidik calon pelanggan potensial dengan informasi bermanfaat.

C.      Definisi Jasa & Macam-macam Jasa

Jasa merupakan pemberian suatu kinerja atau tindakan kasat mata dan satu pihak kepada pihak lain. Jasa merupakan berbagai kegiatan ekonomi dengan hasil keluaran yang tidak berwujud yang ditawarkan dari penyedia sebuah jasa yakni perusahaan kepada pengguna jasa atau konsumen.

Macam-macam jasa sebagai berikut :

1.      Usaha Rumah Tangga

Jenis jasa yang satu ini mencakup banyak hal yang ada didalam sebuah rumah tangga. Contohnya : Untuk merawat sebuah kebun, memperbaiki rumah, Menjual air minum, kelengkapan alat-alat rumah tangga, sebagai pembersihan rumah, dan lain sebagainya.

2.      Jasa Perumahan

Jenis jasa ini mencangkup penyewaan sebuah kamar hotel (penginapan), apartemen, kost-kostan, dan lain sebagainya.

3.      Jasa Hiburan atau Rekreasi

Yang ketiga ini jenis jasa ini meliputi penyewaan alat-alat yang berhubungan dengan suatu hiburan, atau penyewaan tempat untuk melakukan suatu kegiatan hiburan.

4.      Jasa Perawatan Pribadi

Jenis jasa yang ke empat ini ialah suatu perawatan kecantikan, pijit, salon, dan lain sebagainya.

5.      Jasa Kesehatan

Jenis jasa yang satu ini termasuk jasa yang sangat penting untuk kelangsungan hidup manusia. Contohnya ialah perawatan dirumah sakit, bidan, puskesmas, dan lain sebagainya.

6.      Jasa Bisnis

Jenis jasa yang satu ini meliputi jasa akuntan, jasa konsultan, jasa marketing, dan lain sebagainy.

7.      Jasa Komunikasi

Contoh jasa komunikasi yaitu warnet, wartel pengiriman fax, kantor pos, dan lain sebagainya.

8.      Jasa Transportasi

Jenis jasa ini sering kita gunakan saat kita berpergian disuatu tempat. contohnya angkutan darat, angkutan laut, angkutan udara, dan lain sebagainya.

9.      Jasa Keuangan

Jenis jasa keungan yang digunakan yaitu bank. contohnya leasing, pajak, Bank pinjamandan lain sebagainya.

10.  Jasa Pendidikan

Jenis jasa ini sangat penting untuk kelangsungan bangsa dan negara karena untuk mendidik anak-anak bangsa. Contoh jenis jasa ini antara lian adalah guru privat, guru les, guru ngaji, guru sekolah.dan lain sebagainya.

D.      Strategi Pemasaran Jasa

1.      Memanfaatkan media sosial

Saat ini sebagian besar masyarakat sudah akrab dengan berbagai platform media sosial. Oleh karena itu, tidak ada salahnya jika bisnis jasa mulai memanfaatkan media sosial sebagai strategi marketing yang lebih mudah dan murah. Dengan menggunakan metode tertentu, Kita dapat mencari tahu seberapa banyak rekomendasi dari pengguna media sosial terhadap jasa yang  ditawarkan.

2.      Menentukan harga yang sesuai

Untuk menentukan harga yang terjangkau oleh konsumen Anda, tentu saja diperlukan riset market dengan baik. Pastikan Anda mengetahui siapa yang akan menjadi target pasar Anda. Misalnya, jika salon kecantikan Anda ditujukan untuk wanita pada rentang usia 25 tahun ke atas, tentu harga pelayanannya akan berbeda dengan salon kecantikan untuk wanita remaja yang memiliki uang saku terbatas.

3.      Memberikan kualitas layanan yang terbaik

Persis seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, dalam mengukur keberhasilan strategi marketing, bisnis jasa berpedoman pada tingkat kepuasan konsumen. Dengan memberikan kualitas pelayanan yang terbaik bagi setiap konsumen, akan menciptakan kepuasan tersendiri bagi konsumen yang telah menggunakan jasa Anda. Tak jarang mereka akan dengan senang hati merekomendasikan bisnis Anda kepada orang terdekat. Tentu saja hal ini akan mendatangkan keuntungan berupa marketing dari mulut ke mulut yang penyebarannya lebih ampuh dari sekadar brosur.

4.      Mengamati strategi pemasaran competitor

Agar pemasaran yang Anda lakukan bisa stand out dari kompetitor, mau tak mau Anda harus mengamati strategi pemasaran mereka terlebih dulu. Di era digital seperti sekarang, hal ini bisa lebih mudah dilakukan melalui media sosial. Kini hampir semua brand menggunakan media sosial untuk melakukan pemasaran secara digital. Anda bisa mengamati campaign seperti apa yang dilakukan, hashtag apa yang digunakan, berapa banyak likes atau komentar yang didapatkan, dan sebagainya. Amati sebanyak mungkin kompetitor sehingga Anda bisa mendapatkan lebih banyak insight. Baru setelah itu lakukan pengkajian dan susun strategi pemasaran Anda.

Komentar

Postingan Populer