Sabun Sebagai Insektisida
Sabun
Sebagai Insektisida
Assalamualaikum wr.wb semua selamat datang di
akun blog saya. Kali ini saya akan menjelaskan sedikit informasi tentang sabun
sebagai insektisida, tidak perlu berlama lama langsung saja mari kita bahas
Ternyata bahan sabun dapat berfungsi sebagai
insektisida. Beberapa tahun terakhir sabun mulai digunakan sebagai insektisida
karena mudah ditemukan dan aman bagi lingkungan. Produk sabun yang disarankan
untuk digunakan sebagai insektisida adalah yang berbentuk cair, misalnya
seperti sabun cuci piring cair, sabun cuci tangan cair dan sabun colek.
Sementara itu sabun yang berbentuk detergen kering dapat merusak tajuk tanaman
karena mengandung pemutih. Walaupun sudah banyak digunakan namun cara kerja
sabun dalam membasmi serangga belum sepenuhnya diketahui dengan jelas. Pengaruh
sabun terlihat pada bagian fisik luar serangga, yakni mencuci lapisan lilin
pada tubuh bagian luar serangga sehingga serangga mengalami keracunan.
Penggunaan sabun sebagai insektisida ini harus
langsung disemprotkan kepada serangga sasaran karena apabila cairan sabun yang
disemprotkan hanya mengenai daun dan kemudian mengering maka cairan sabun ini
sudah tidak bisa lagi membunuh serangga. Sabun dapat digunakan untuk
pengendalian serangga golongan arthropoda bertubuh lunak seperti aphid, thrips,
kutu, tungu, dan ulat daun.
Kekurangan sabun sebagai insektisida adalah
potensinya merusak tajuk tanaman karena sabun dapat merusak lapisan lilin yang
melindungi daun. Kerusakan tanaman dapat terjadi apabila konsentrasi cairan
sabun melebihi 2%.
Berikut merupakan contoh ramuan sabun sebagai
insektisida yang sangat mudah untuk dibuat.
·
Bahan :
20 ml sabun cuci piring cair, 250 ml minyak kelapa, 1 gram detergen bubuk, daun
serai, 1 liter air.
·
Cara
membuat : yang pertama buat larutan minyak sabun dengan cara campurkan
20ml sabun cuci piring cair dan 250ml minyak kelapa aduk sampai tercampur
rata,setelah itu membuat ekstrak daun serai caranya adalah dengan blender daun
serai dan ditambahkan 1 liter air, setelah daun sudah lembut masukkan detergen
bubuk dan aduk kemudian biarkan cairan ini mengendap hingga satu malam setelah
itu disaring.
·
Cara
memakai : campurkan larutan minyak sabun sebanyak 5-12 ml dengan
ekstrak daun serai kemudian semprotkan pada hama.
Hasil percobaan ramuan ini dapat mengendalikan
hama seperti kutu daun, semut, dan penyakit embun jelaga pada tanaman hias daun
difenbasia.
Hanya itu yang dapat saya sampaikan pada
kesempatan kali ini. Semoga bisa bermanfaat bagi kalian semua yang membaca, terimakasih
Wassalamualaikum wr.wb.
Sumber : Novizan. 2004. Membuat dan Memanfaatkan Pestisida Ramah Lingkungan.
Jakarta: PT AgroMedia Pustaka

๐
BalasHapuskreatif skali, lanjutkan kak
BalasHapusWah isi kontennya bagus kak Ninda
BalasHapusKak Ninda kreatif
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusBagus kak. Bahasanya mudah di pahami
BalasHapusSangat sangat membantu dalam mengerjakan tgs
BalasHapusSangat bermanfaat, nice!
BalasHapusSemangat lanjutkan ๐
BalasHapusMantap kak
BalasHapusSangat bermanfaat๐
BalasHapusTerimakasih infonya
BalasHapusMantul , lanjutkan !
BalasHapusBagus kak
BalasHapusBagus kak, Terimakasih Informasi nya
BalasHapusKeren binggo
BalasHapusBagus min,,sangat berfmanfaat bagi pembaca khususnya para petani...
BalasHapusGood๐
BalasHapus๐๐๐
BalasHapusWah sangat bermanfaat, terima kasih๐
BalasHapusTerimakasih sangat bermanfaat
BalasHapusThe best konten. kreatif kali anak ini.
BalasHapus๐
BalasHapus๐
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapusmenambah pengetahuan, lanjutkan kembangkan dan semangat! :)
BalasHapusSiiipppp....
BalasHapusBagus min, mudah di pahami sangat bermanfaat. Semangatt ๐ช๐ช
BalasHapusMantaaap๐
BalasHapusBagus sekali ninda...
BalasHapusSemangat...
๐๐๐
Sangat bermanfaat๐๐๐
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapusTerima kasih infonya
BalasHapusOh siaaap....
BalasHapusSangat membantu, terima kasih infonya gan๐
Inovasi yang unik tapi alangkah baik lagi kalau mencoba inovasi terbaru dan mengaplikasikannya . Dengan menggunakan bahan yang tidak ada efek samping bagi lingkungan,ramah lingkungan, dan mungkin juga berasal dari alam itu sendiri tanpa harus menggunakan produk kimia
BalasHapusIde yang bagus๐
BalasHapusSangat bermanfaat kakak๐
BalasHapusBaru tau aku, wkwk. Besok aku coba
BalasHapusAjib
BalasHapus